Beranda Budaya Wisata PERSAGI Loteng Warnai Hari Gizi Nasional dengan Lomba Mewarnai Anak Usia Sekolah

PERSAGI Loteng Warnai Hari Gizi Nasional dengan Lomba Mewarnai Anak Usia Sekolah

0
BERBAGI
Koresponden ‐- Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Cabang Lombok Tengah menggelar lomba mewarnai bagi anak TK dan SD di seputaran Praya dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Fakta Café, Jalan H. Lalu Hasyim, Kecamatan Praya ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah, H. Kusriadi.
Dalam sambutannya, H. Kusriadi menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan PERSAGI Lombok Tengah memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Lombok Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak.
“Kegiatan ini menjadi salah satu modal penting dalam penguatan Kabupaten Layak Anak. Salah satu klaster penilaiannya adalah pemanfaatan pendidikan, peluang, serta kreativitas anak,” ujarnya.
Sebagai bagian dari keluarga besar PERSAGI sekaligus mantan Ketua DPC PERSAGI Lombok Tengah selama dua periode, H. Kusriadi mengaku bangga dengan kreativitas dan inovasi yang terus ditunjukkan PERSAGI saat ini.
“Apalagi satu minggu sebelumnya PERSAGI Loteng berhasil memecahkan rekor MURI melalui edukasi gizi serentak di sekolah. Ini capaian luar biasa. Saya berharap PERSAGI terus mengambil peran aktif dan mendukung program pemerintah, baik pusat maupun daerah, khususnya dalam upaya perbaikan gizi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PERSAGI Lombok Tengah, H. Afriadi, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa antusiasme peserta lomba mewarnai jauh melampaui target panitia.
“Target awal kami hanya 80 peserta, namun hingga H-1 pendaftaran sudah mencapai 150 anak. Bahkan pada hari pelaksanaan masih ada yang ingin mendaftar, meskipun pendaftaran terpaksa kami tutup demi kenyamanan peserta,” jelasnya.
Menurut H. Afriadi, lomba mewarnai ini memiliki tujuan edukatif yang penting bagi tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejak dini pentingnya makanan sehat dan gizi seimbang, menumbuhkan kreativitas dan kompetisi positif, sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget,” katanya.
Ia juga menambahkan, peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 tidak berhenti pada kegiatan ini saja. Masih ada sejumlah agenda lanjutan yang akan dilaksanakan PERSAGI Lombok Tengah.
“Kami ingin para ahli gizi terus meningkatkan skill dan kemampuan untuk menghadapi tantangan zaman. Sesuai dengan moto kepengurusan saat ini, yaitu PERSAGI TERKINI (Terpercaya, Kreatif, dan Inovatif),” tegasnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias menyelesaikan karya mewarnai dengan tema gizi. Tepat pukul 10.30 WITA, sesi penjurian dimulai dan diisi dengan pembagian doorprize serta hiburan lagu anak-anak.
Dewan juri dari Sanggar Kreasi mengaku cukup kesulitan menentukan pemenang karena hasil karya peserta dinilai rapi dan berkualitas.
“Hasil mewarnai anak-anak sangat bagus. Bahkan karya peserta TK tidak kalah dengan anak SD,” ujar salah satu juri.
Setelah melalui penilaian selama kurang lebih 30 menit, pengumuman pemenang dilaksanakan pada pukul 11.30 WITA dan berlangsung meriah. Para juara dari dua kategori berhak menerima piagam, piala, serta hadiah menarik dari panitia.
Pada sesi penutupan, panitia PERSAGI Lombok Tengah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya dewan juri dari Sanggar Kreasi serta Owner Fakta Café yang telah memfasilitasi tempat kegiatan.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya sebagai bagian dari upaya membentuk generasi emas Indonesia 2045.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here