Koresponden**Hari Kedua, Warmadewa bersama Mahasiswa KKN Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT di Desa Macang Tanggar.
Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kedua kegiatan di Kabupaten Manggarai Barat, Unwar sebagai Kampus Siaga Bencana menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Desa Persiapan Golo Tanggar, yang merupakan pemekaran dari Desa Macang Tanggar, Senin (24/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan serta Tim Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Unwar. Rombongan diterima langsung oleh Pj. Kepala Desa Golo Tanggar, Yohanes Oktavianus Kondo, BPD Desa Macang Tanggar, serta masyarakat yang terdampak gempa.
Kegiatan penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan kunjungan dan monitoring serta evaluasi (monev) mahasiswa KKN Nasional Universitas Warmadewa Tahun 2026. Para mahasiswa telah melaksanakan program KKN di Desa Macang Tanggar sejak pertengahan Juli dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor bersama tim turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi mahasiswa sekaligus melihat perkembangan masyarakat pascagempa. Unwar menyalurkan 30 paket sembako yang terdiri atas beras, mi instan, minyak goreng, dan telur kepada warga terdampak.
Selain bantuan sembako, kepedulian juga diwujudkan melalui bantuan dana pembangunan sebesar Rp15 juta yang dihimpun bersama seluruh civitas akademika Universitas Warmadewa, Yayasan Shri Kesari Warmadewa beserta seluruh UPK. Bantuan turut diperkuat dengan dana CSR Putri Bali sebesar Rp2,5 juta, donasi Perkumpulan Spesialis Patologi Anatomi sebesar Rp3 juta, serta paket bantuan dari Joger Bali yang diterima langsung oleh masyarakat terdampak.
Di tengah pelaksanaan KKN, mahasiswa Unwar juga terlibat langsung dalam penanganan dampak gempa. Mereka membantu proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga perbaikan rumah warga yang terdampak. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian sekaligus implementasi nilai kemanusiaan yang dibawa dalam program KKN Nasional Unwar 2026.
Selain respons kebencanaan, mahasiswa tetap menjalankan sejumlah program kerja yang telah dirancang bersama pemerintah dan masyarakat desa. Program tersebut meliputi pengembangan agrowisata berbasis bunga krisan dan bioflok lele untuk mendukung perekonomian warga, pelatihan pembuatan pakan sapi fermentasi, pembuatan tong komposter, reaktivasi dan optimalisasi hidroponik berbasis pemberdayaan masyarakat, pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa MTs, serta kegiatan pembersihan lingkungan desa.
Pj. Kepala Desa Golo Tanggar Yohanes Oktavianus Kondo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran pimpinan Universitas Warmadewa serta mahasiswa KKN yang telah sekitar satu bulan berada di Desa Macang Tanggar. Menurutnya, berbagai program kerja mahasiswa sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mengakui bahwa gempa sempat menghambat sebagian pelaksanaan program KKN. Namun, mahasiswa tetap menunjukkan komitmen dengan membantu masyarakat dalam situasi tanggap bencana. Keterlibatan mahasiswa, menurutnya, sangat membantu pemerintah desa, terutama dalam penanganan warga terdampak dan distribusi bantuan.
“Turunnya mahasiswa dalam tanggap bencana ini sangat membantu pihak desa dan masyarakat pascagempa. Kami juga melalui mahasiswa terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Universitas Warmadewa terkait kondisi dan perkembangan di lapangan,” ujar Yohanes.
Pemerintah desa dan masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Universitas Warmadewa, Yayasan Shri Kesari Warmadewa, serta seluruh donatur yang telah memberikan bantuan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa KKN selama berada di Desa Macang Tanggar. Terlebih ketika gempa terjadi, masyarakat turut menjaga dan memastikan keselamatan mahasiswa hingga seluruhnya berada dalam kondisi baik.
Rektor mengatakan, laporan mahasiswa menunjukkan bahwa berbagai program yang dilaksanakan mendapatkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, program-program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan desa.
“Pimpinan bersama seluruh civitas akademika Universitas Warmadewa mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah membangun desa sekaligus membantu warga yang terdampak bencana. Ini merupakan bentuk kegiatan kemanusiaan dan kepedulian yang diwujudkan mahasiswa KKN Unwar di Desa Macang Tanggar,” kata Prof. Suranaya.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian seluruh civitas akademika Unwar bersama Yayasan Shri Kesari Warmadewa dan para donatur kepada masyarakat terdampak gempa. Bantuan sembako dan dana pembangunan diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta mendukung proses pemulihan pascabencana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako dan dana pembangunan kepada masyarakat terdampak serta pemerintah desa. Rombongan Universitas Warmadewa juga melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi program kerja mahasiswa KKN Nasional Unwar 2026 untuk melihat secara langsung hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan.
Melalui kegiatan tersebut, kehadiran mahasiswa KKN Nasional Unwar tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian kemanusiaan dalam membantu masyarakat menghadapi dan bangkit dari dampak bencana gempa.