
Koresponden Koranmerah ( Rabu, 8/8)
Pemerintah daerah Lombok Tengah mengaku sangat terpukul dengan musibah kebakaran yang melahap 546 lokal pasar yang ada di Pasar Induk Renteng Praya. Pemda tak menyangka hal itu bisa terjadi mengingat pemda sudah melakukan yang terbaik untuk menjaga kondisi di pasar Renteng Praya.
“ Ini musibah yang harus kita sikapi dengan bijaksana.” Kata HL. Herdan, Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah.
Saat ini menurut lalu herdan, pemerintah sedang melakukan upaya evakuasi 1.719 pedagang ke tempat baru disebelah barat los pasar yang terbakar, yakni di areal terminal. Langkah ini dilakukan pemda agar roda perekonomian tetap berjalan seperti sedia kala.
“ Kami sedang fokus memindahkan para pedagang. Tadi sudah dilakukan koordinasi yang dipimpin oleh asisten 2 sekda. “ kata Herdan.
Lebih lanjut herdan menyatakan pembagian lokal pasar akan dilakukan oleh pemda mengingat areal yang sangat terbatas. Sehingga tidak memicu pertengkaran antar sesame pedagang karena tidak kebagian tempat.
“ Kami minta kepada pedagang agar mau diatur. Kita jatahkan lokal paling tidak 2×2 meter untuk sementara waktu dulu. Kalau mereka yang mengatur, bisa seenaknya saja mengambil areal, sementara masih banyak yang belum dapat.” tandasnya.
















