Wakil Ketua DPC Demokrat Lombok Tengah, M. Himni menegaskan bahwa Ketua Pengurus Anak Cabang [PAC] Demokrat Batukeliang tidak benar diganti atau diPLTkan. Menurutnya sejauh ini, masih dipegang oleh Soni Samsul Fuad. Pernyataan ini untuk membantah Dian Sandi Utama, Tim Relawan Bakal Calon Bupati Loteng, Ahmad Ziadi [AHZ] yang sekaligus sebagai ketua DPC Demokrat Loteng.
” Dian Sandi mengatakan Ketua PAC Batukeliang itu sudah diPLT-kan, maka itu informasi tidak benar. Yang benar hari ini, PAC belum ada perubahan SK pasca Muscab bersama,” terang M. Himni.
Menurut Himni, pengangkatan dan pemberhentian pimpinan PAC bukan kewenangan dari Dewan Pimpinan Cabang, tapi berada di tangan DPD. Sehingga jika ada perubahan kepengurusan, maka harus ada persetujuan dari DPD berdasarkan konsultasi ke DPP. Jadi tidak serta merta ada pengusulan pengurus baru, seketika itu kemudian berubah.
” Pemberhentian dan pengangkatan Pimpinan Anak Cabang di partai Demokrat itu bukan kewenangan DPC tapi itu kewenangan DPD. Kalau ada orang yang mengatakan sudah di-PLT-kan, maka itu informasi yang menyesatkan,” tandasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, sejauh ini meski sudah diusulkan oleh ketua DPC Demokrat Loteng, yakni Ahmad Ziadi ke DPD dan DPP terhadap perubahan kepengurusan, namun sampai saat ini belum ada respon dan tindak lanjut. Baginya, kepengurusan Demokrat masih seperti sediakala, baik di tataran pengurus DPC, maupun pengurus PAC.
” Hasil konsultasi kita dengan DPD, tidak pernah ada pergantian, Termasuk perubahan pengurusan di tingkat DPC juga sampai hari ini belum ada perubahan. Kalau pun ada usulan dari pribadi ketua DPC, itu pribadi, tapi sampai hari ini DPP tidak pernah merespon atau tidak menindak lanjuti, karena DPP paham dengan kondisi Demokrat di Lombok Tengah,” Pungkasnya panjang lebar.
Sebelumnya ketua PAC Demokrat Batukeliang, Soni Samsul Fuad menyatakan tidak mendukung AHZ maju pada Pilkada Lombok Tengah dengan alasan tidak diajak bicara mengenai pencalonan AHZ. Pernyataan Soni ini kemudian ditanggapi Tim Relawan AHZ, Dian Sandi Utama yang menyebutkan Soni tidak berhak lagi bicara atas nama partai karena sudah dipecat dari Demokrat.
Selain itu, alasan belum diajaknya pengurus Demokrat Loteng, karena DPP belum memberikan rekomendasi secara resmi kepada AHZ. Jika sudah, maka AHZ akan langsung mengumpulkan semua jajaran DPC dan PAC Demokrat Loteng.