Seorang Bacah atas nama Wapian Izoma (6) Warga Dusun Motong Wasi, Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur meninggal dunia kesetrum listrik tegangan tinggi.
Seorang Bacah atas nama Wapian Izoma (6) Warga Dusun Motong Wasi, Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur meninggal dunia kesetrum listrik tegangan tinggi di komplek SMK Darul Qur’an Jelok Buso, Desa Pemongkong. Korban yang merupakan anak penjaga sekolah SMK Jumangin (43).
Kapolsek Jerowaru melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan kasus anak penjaga sekolah di wilayah Pemongkong meninggal akibat kesetrum aliran listrik tegangan tinggi yang berada di komplek SMK tersebut.
”Korban sempat dibawa orang tuanya ke Puskesmas tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan,” katanya.
Dijelaskan Niko kasus anak penjaga sekolah SMK swasta tewas kesetrum aliran listrik tegangan tinggi bermula dari korban saat itu sedang bermain dengan temannya di halaman sekolah. Kemudian di tempat tersebut terdapat gardu listrik yang terletak dibawah tiang Listrik, dimana kotak gardu hampir menempel ke tanah dalam posisi terbuka bungkusnya.
Korbanpun saat bermain menyentuh salah satu kabel yang berada dalam gardu tersebut sehingga menyebabkan korban tersengat aliran listrik dan mengalami luka bakar ditubuhnya sehingga akhirnya korban tidak sadarkan diri.
“Teman korban berteriak dan dilihat orang tuanya dengan langsung menarik korban dari lokasi tersebut, untuk kemudian membawanya ke Puskesmas,namun belum sempat sampai puskesmas nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.