Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus berupaya untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan siap pakai melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah. BLK Lombok Tengah memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada 208 peserta yang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.
Kepala BLK, Dedet Zelthauzzalam, menegaskan bahwa pihaknya tidak sembarangan dalam menyeleksi peserta. Latar belakang keluarga juga menjadi pertimbangan dalam seleksi peserta. “Pelatihan ini diadakan untuk mereka, termasuk anak yatim piatu. Kami memberikan prioritas kepada mereka,” ungkapnya. Senin.
Meskipun demikian, BLK tetap menjalankan proses seleksi dengan mempertimbangkan hasil tes. Pemerintah telah menyiapkan struktur demi menciptakan SDM yang terampil dan kompeten.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, HL. Pathul Bahri, S.Ip, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menjembatani program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran di wilayah Lombok Tengah dan meningkatkan sumber daya manusia masyarakat setempat.
“Program pelatihan ini diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi calon pencari kerja dalam memperdalam ilmu, mengembangkan potensi, dan memperoleh legalisasi kompetensi yang dimilikinya agar mampu bersaing dalam mencari kesempatan bekerja di mana pun mereka berada,” tambah Pathul Bahri.
Pelatihan berbasis kompetensi ini diharapkan dapat membantu peserta untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka, sehingga dapat lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan adanya upaya ini, diharapkan angka pengangguran di wilayah Lombok Tengah dapat berkurang dan masyarakat dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik di masa depan.