Beranda Nasional Dewan Loteng Pastikan Kawal Pembangunan Jalan Serage-Kumbak

Dewan Loteng Pastikan Kawal Pembangunan Jalan Serage-Kumbak

0
BERBAGI
Koresponden Koranmerah.com

Puluhan warga Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, mendatangi Gedung DPRD Lombok Tengah, Selasa, 22 April 2025.
Mereka menggelar sidang bersama Komisi III dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum guna menuntut kepastian perbaikan ruas jalan kabupaten Serage–Kumbak yang telah rusak selama puluhan tahun.
Aliansi Pasukan Pejuang Desa, yang memimpin aksi ini, menuntut bukti konkrit atas janji pemerintah daerah melalui dokumen resmi seperti DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), bukan sekadar pernyataan lisan yang berulang dari tahun ke tahun.
“Sudah 22 tahun jalan ini tidak pernah disentuh. Jangan lagi kami diberi janji-janji palsu. Tidak ada bukti DPA atau tanda tangan hitam di atas putih jika memang serius,” tegas Muhammad Ali, Koordinator Lapangan aksi tersebut.
Senada, mantan Ketua BPD Desa Serage, Saleh, menuturkan bahwa pergantian tiga kepala desa belum juga mampu menggerakkan aspirasi warganya. Ia menyindir janji-janji politik yang kerap disampaikan saat kampanye tapi sirna usai pemilu.
Dengar pendapat yang berlangsung di Aula DPRD itu memuat pernyataan tegas dari warga negara, namun tetap berlangsung kondusif. Merespons desakan tersebut, Sekretaris Dinas PU Lombok Tengah memberikan kepastian: tahun 2025 ini, proyek tersebut telah dianggarkan sebesar Rp2 miliar dan diproyeksikan mulai dikerjakan pada bulan Juni mendatang.
“Insyaallah sudah kami anggarkan. Sekarang masih tahap perencanaan. Kami pastikan tahun ini dikerjakan,” ujar perwakilan Dinas PU dalam forum tersebut.
Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah, Ki Agus Azhar, memastikan pihaknya siap mengawal janji Dinas PU hingga pelaksanaannya rampung. Ia menyebut bahwa semua proses tender proyek akan diumumkan secara terbuka melalui laman LPSE, sehingga publik dapat menyatukan sendiri realisasinya.
“Kalau Sekdis PU sudah bilang pasti dikerjakan, maka itu wajib dikerjakan. Kami akan kawal sampai selesai,” ujarnya.
Politisi Fraksi NasDem mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah akibat efisiensi belanja menjadi tantangan tersendiri. Ia berharap alokasi Rp2 miliar tetap cukup untuk menyelesaikan proyek prioritas, termasuk ruas Serage-Kumbak.
Mendengar berakhir damai. Namun warga mengingatkan bahwa bila janji tersebut kembali tak ditepati, mereka akan turun dengan tindakan yang lebih tegas, termasuk menutup total akses jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here