DENPASAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah melakukan kunjungan kerja ke Rumah Singgah milik Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang berada di Jalan Nusa Barung Nomor 06, Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan kualitas layanan bagi pasien rujukan asal Lombok Tengah yang menjalani pengobatan di RSUP Prof. Ngoerah (eks RSUP Sanglah).
Dalam visitasi tersebut, Kadinkes Lombok Tengah, Dr. H.M.Suardi, meninjau langsung kondisi rumah singgah, mulai dari ruang istirahat, kebersihan fasilitas umum, hingga ketersediaan logistik bagi pasien dan keluarga pendamping.
Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Lombok Tengah dalam mengoptimalkan layanan rujukan kesehatan luar daerah.
Keberadaan rumah singgah dinilai strategis dalam meringankan beban masyarakat, khususnya pasien kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani perawatan medis di Bali.
“Kami ingin memastikan bahwa warga kita yang sedang berjuang melawan penyakit mendapatkan tempat istirahat yang layak dan nyaman. Rumah singgah ini disiapkan agar keluarga pasien tidak perlu lagi memikirkan biaya kos atau hotel yang tinggi di Bali,” ujar Kadinkes saat ditemui di lokasi, Denpasar, Jumat (20/12/2025).
Rumah singgah tersebut dikelola melalui kerja sama dengan Yayasan Tulus Angen Community (TAC) guna memastikan operasional harian berjalan optimal. Selain meninjau fasilitas, Kadinkes juga berdialog langsung dengan keluarga pasien untuk menyerap aspirasi serta mendengar kendala yang dihadapi selama masa rujukan.
Pemkab Lombok Tengah berharap, melalui pemantauan rutin dan evaluasi berkelanjutan, rumah singgah ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di luar daerah.
” Langkah ini sejalan dengan visi Bupati Lombok Tengah dalam mewujudkan masyarakat Lombok Tengah yang mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan harmonis (MASMIRAH),” pungkasnya.