Beranda Nasional Anggota DPRD Lombok Tengah Sosialisasikan Aplikasi Aspirasi “SILA deLUMBAR” di Batujai

Anggota DPRD Lombok Tengah Sosialisasikan Aplikasi Aspirasi “SILA deLUMBAR” di Batujai

0
BERBAGI
Anggota DPRD Lombok Tengah Sosialisasikan Aplikasi Aspirasi “SILA deLUMBAR” di Batujai
Koresponden Koranmerah.com

Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Fraksi Golkar sekaligus Ketua Komisi II, Lalu Muhamad Akhyar, memulai masa reses Sidang I Tahun 2025/2026 dengan meluncurkan dan mensosialisasikan aplikasi inovatif “SILA deLUMBAR” kepada masyarakat. Kegiatan perdana ini dilaksanakan di Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, dan dihadiri para Kepala Dusun (Kadus) serta tokoh masyarakat dari Dapil 4 yang meliputi Praya Barat dan Praya Barat Daya.
Dalam pemaparannya, Akhyar menegaskan bahwa SILA deLUMBAR—singkatan dari Sistem Informasi Layanan Data Elektronik Mobile Berbasis Aspirasi Masyarakat—dirancang sebagai kanal digital yang mempercepat arus komunikasi masyarakat ke DPRD Lombok Tengah. Aplikasi ini memungkinkan warga menyampaikan aspirasi, keluhan, dan usulan pembangunan kapan saja tanpa harus datang ke kantor dewan.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dari mana saja, 24 jam,” ujar Akhyar.
Dalam sesi dialog, sejumlah peserta mempertanyakan kemampuan sistem ini dalam memastikan tindak lanjut aspirasi yang masuk. Menjawab hal itu, Akhyar mengungkapkan bahwa SILA deLUMBAR telah dibekali fitur tracking system yang memungkinkan masyarakat memantau setiap tahap perkembangan usulan mereka.
“Progres aspirasi bisa dipantau mulai dari status diterima, diproses, hingga ditindaklanjuti. Semua dibuat terbuka agar publik mengetahui sejauh mana realisasi usulannya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa data aspirasi yang dihimpun melalui aplikasi tersebut akan menjadi bahan strategis DPRD dalam menyusun program pembangunan yang lebih presisi dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Setiap aspirasi yang masuk adalah referensi kami dalam menentukan arah kebijakan. Dengan demikian, pembangunan benar-benar bertolak dari kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Para Kadus dan tokoh masyarakat menyambut positif kehadiran aplikasi ini. Mereka menilai SILA deLUMBAR sebagai terobosan yang mendorong partisipasi publik sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas kinerja DPRD Lombok Tengah.
Menutup kegiatan, Akhyar menegaskan komitmen DPRD untuk terus berinovasi.
“Melalui SILA deLUMBAR, kami ingin membuktikan bahwa DPRD tidak hanya mendengar, tetapi juga menindaklanjuti. Aspirasi rakyat menjadi kompas bagi kami dalam bekerja,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here